Lokasi Liburan Seru dan Murah di Jakarta

Transjakarta busway
Kali ini blog jamsostek akan berbagi tips dan informasi seputar lokasi atau tempat di jakarta yang bisa dijadikan tempat tujuan wisata yang seru dan murah meriah, Bagi anda yang baru berkunjung ke jakarta ataupun sudah lama menetap diJakarta dan sedang butuh hiburan untuk menghilangkan jenuh selama

Tempat Yg oke di jakarta untuk foto PraWedding

Tempat Yg oke di jakarta untuk foto PraWedding: kali ini blog jamsostek akan memberikan informasi seputar tempat tempat yang keren di jakarta yang bisa anda kunjungi untuk melakukan sese pemotretan prawedding anda, Tempat Yg oke di jakarta untuk PraWedding ini tersebar di beberapa tempat. Lokasi-lokasi yang bagus dibawah ini cocok untuk anda yang akan melangsungkan pernikahan

Jejak Tentara Nazi di Megamendung

tugu peringatan nazi
monumen makam tentara Jerman
Ada yang menarik dari kota bogor, selain dikenal dengan kota hujannya dan pusat kuliner ternyata kota hujan juga menyimpan bangunan yang bernilai sejarah tinggi salah satunya asalah makan para tentara jerman yang tewas pasa era perang dunia ke 2. Jejak Tentara Nazi di Megamendung itu berada didesa Sukaresmi, Megamendung, kabupaten Bogor, tidak jauh dari pertigaan GadogCiawi.

Akses jalan menuju tempat pemakaman kini jauh lebih baik. Jejak Tentara Nazi di Megamendung setiap awal tahun selalu dikunjungi oleh warga Jerman. Mereka adalah sanak famili dari tentara Jerman yang dimakamkan diwilayah tersebut. Sebagai pemghormatan atas jasa mereka, pemerintah Jerman membangun monumen/ tugu peringatan tentara Jerman yang bertuliskan Deutscher Soldatenfriedhof yang berarti tugu peringatan tentara jerman.

Areal makam seluas kurang lebih 300 meter persegi itu dibangun 10 makam, disisi kanan terdapat lima nisan, disisi kiri terdapat tiga nisan dan dibawah undakan terdapat 2 Nisan. Mereka adalah

  1.  Letnan Friederich Steinfeld, meninggal karena disentri dalam tawanan pasukan sekutu
  2. Letnan Satu Laut Willi Schlummer, dan 
  3. Letnan Insinyur Wilhelm Jens, keduanya gugur di tangan pejuang kemerdekaan Indonesia pada 1945         karena disangka tentara Beland
  4. Letnan Laut W Martens, terbunuh dalam perjalanan kereta api Jakarta-Bogor
  5. Kopral Satu Willi Petschow, meninggal karena sakit di perkebunan teh mereka
  6. Letnan Kapten Herman Tangermann meninggal karena kecelakaan
  7. Dr Heinz Haake
  8. Eduard Onnen
  9. & 10. Dua makam 'Unbekannt' atau tanpa nama.
Menurut berbagai sumber para tentara tersebut adalah anak buah kapal selama Jerman yang ditugaskan membantu jepang dalam memerangi sekutu di Asia tenggara. Karena perjalanan yang sangat jauh dari pangkalannya di Jerman, satu persatu kapal selam tersebut hancur dan karam diperairan Hindia. Para awaknya menyelamatkan diri menuju Cikopo Megamendung. Dalam pelarian tersebut banyak tentara yang meninggal dan dikubur didaerah Cikopo Mega mendung.

Tertarik untuk mngunjungi Jejak Tentara Nazi di Megamendung tersebut?......

Lebih Baik Gendong Motor dari pada Naik motor

Lebih Baik Gendong Motor dari pada Naik motor
Jaman memang sudah semakin aneh bin ajaib, bayangkan saja yang terjadi sekarang bukannya manusia yang duduk manis menaiki motor tapi yang terjadi malah sebaliknya, Anda masih tidak percaya? anda bisa lihat foto-foto di bawah ini sebagai bukti bahwa Lebih Baik Gendong Motor dari pada Naik motor dan rasapenyasaran anda akan kejadian ini akan hilang.

Lebih Baik Gendong Motor dari pada Naik motor

motor naik orang
foto orang yang sedang menggendong motot
orang gendong motor
Jika anda perhatikan betapa sayangnya orang-orang diatas dengan motornya, sampai sampai mereka gantian di naiki motor,heheheh..

Lucu tidak foto-foto diatas?...kalau menurut saya sih itu mungkin sudah hobi dari si pemilik motor, atau terbawa kebiasaan perkerjaan sebagai kuli panggul mungkin??....

Foto-foto orang gendong motor ini atau motor naik orang ini sya dapat dari situs otosia dot com, memang jaman sudah berubah, jadi Lebih Baik Gendong Motor dari pada Naik motor menjadikan anda sehat dan berpenghasilan....

Kenapa RSCM Menolak Dera?

Jati Padang, Melanjutkan posting saya yang terdahulu tentang Bayi Kembar Meninggal Karena Ditolak 10 Rumah Sakit, ini dia alasan kenapa RSCM Menolak Dera?. Dera bayi kembar pasangan Setia Nugroho istri Lisa Darawatiakhirnya meninggal dunia setelah 4 hari menjalani perawatan di RS Zahira karena gangguan kerongkongan dan pencernaan.
Setelah sepekan berjuang melawan penyakitnya, seorang bayi bernama Dera mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (16/2). Dera meninggal pada pukul 18.00 WIB. Sang ayah yang sempat mencari pertolongan ke 10 Rumah sakit yang menjadi Rujukan akhirnya harus kecewa dan bersedih atas buruknya pelayanan rumah sakit di republik ini.

Lalu Kenapa RSCM Menolak Dera?

rscm jakarta

Prof Akhmad Taher selaku direktur utama RSCM angkat bicara dan memberikan keterangan alasan Kenapa RSCM Menolak Dera bayi kembar tersebut, beliau mengatakan kepada awak media bahwa yang terjadi sebenarnya adalah Saat pasien datang posisinya alatnya 10 sudah penuh, sedangkan pasien lainnya sudah ada yang mengantri, "Ada 6 antrean," ucap Sang Dirut RSCM tersebut.
"Saat ayah Dera, Elias Setya Nugroho mendaftarkan putrinya, Dera Nur Anggraini, di RSCM berada di urutan terakhir. Sementara, jumlah antrean mencapai enam orang."
Pihak RSCM mengaku tidak memiliki banyak inkubator atau NICU (Neonatal Intensive Care Unit atau yang biasa disingkat dengan NICU adalah ruang perawatan intensif di rumah sakit yang difungsikan untuk merawat bayi). Hal itu mengakibatkan adanya antrean pasien.

Masyarakat tidak boleh tinggal diam dengan kejadian ini, kita harus bertindak: setidaknya dengan memberikan komentar di blog ini, siap tau para pemimpin kita membaca komentar-komentar yang ada dan mereka mau bekerja untuk kesejahteraan rakyat.

Semoga berita tentang Dera Bayi kembar yang meninggal ini mampu membuat hai kita terbuka dan mau peduli terhadap penderitaan atau duka yang sedang dialami seseorang, sehinga kasus seperti ini tidak terjadi lagi. Dan semoga saja artikel tentang Kenapa RSCM Menolak Dera? bisa menjawab keingin tahuan anda.

Bayi Kembar Meninggal Karena Ditolak 10 Rumah Sakit

Jati Padang, Kasus beruknya pelayanan kesehatan di Indonesia kembali memakan korban, Bayi Kembar Meninggal Karena Ditolak 10 Rumah Sakit. Bayi bernama Dera itu meninggal setelah sempat dibawa oleh orang tuanya untuk berobat kerumah sakit dengan harapan anaknya mendapat pertolongan yang baik, tetapi semua tak sesuai harapan kedua orang tua bayi mungin tersebut, dari semua rumah sakit yang merekadatangi menolak untuk memberikan pertolongan dengan alasan kamar penuh atau tidak tersedianya alat.

Bayi Kembar Meninggal Karena Ditolak 10 Rumah Sakit  

dera bayi kembar


Dera adalah Bayi kembar dari pasangan Eliyas Setia Nugroho dan istri, Dera dilahirkan dalam kondisi kembar. Saudara kembarnya, Dara Nur Anggraini, saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Tarakan.
Mereka adalah Bayi yang lahir secara operasi Ceasar karena umur kandungan sang ibu yang baru 7 bulan dan mata minus sang ibu membuat proses kelahiran anak kembar tersebut harus dioperasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kelahiran bayi kembar itu sendiri terjadi dirumah sakit Zahira, Pasar Minggu.

Sang ayah Eliyas Setia Nugroho (20) bercerita kepada media dirumahnya, bahwa saat itu sang istri sedang kontraksi hebat, dan dia membawanya ke Puskesmas terdekat dari rumah, yaitu Puskesmas Pasar Minggu.
"Dari Puskesmas Pasar Minggu dirujuk ke RS Zahira karena mata istri saya minus dan ditakutkan terjadi apa-apa,"
Dera dan dara akhirnya pun terlahir kedunia setelah sang ibu menjalani perawatan beberapa hari di RS Zahira dan melakukan proses kelahiran Cesar.

Dera yang lahir dengan berat 1 kilogram ini langsung dinyatakan sakit dan harus dioperasi. Sayangnya, Rumah Sakit Zahira tidak mampu karena keterbatasan alat. Akhirnya, rumah sakit membuat surat rujukan untuk rumah sakit lain.

Eliyas sendiri memang belum memiliki Kartu Jakarta Sehat. Hanya, saat dirawat di Zahira, keluarga ini sudah dibebaskan biaya. Mereka membawa KTP dan kartu keluarga serta surat keterangan tidak mampu.

Kasus Bayi Kembar Meninggal Karena Ditolak 10 Rumah Sakit juga menibulkan reaksi dari Komisi perlindungan anak yang meminta Gubernur DKI melakukan evaluasi terhadapa pelayanan rumah sakit di jakarta .
 

Gubernur DKI Diminta Evaluasi RS Penolak Dera

Jakarta, Sobat blogger, Berita duka datangnya dari kelaurga Eliyas Setia Nugroho dan Lisa Dera Wati, Pasalnya salah satu dari 2 anak kembar mereka meninggal dunia lantaran ditolak oleh 8 Rumah sakit yang didatangi kelaurga untuk berobat. Berbagai reaksipun muncul dari masyarakat, salah satunya dari Komisi Perlindungan Anak, ketua Komnas Arist Merdeka Siraitmeminta kepada Gubernur DKI Jakarta pak Jokowi agar Gubernur DKI Diminta Evaluasi RS Penolak Dera Ungkapnya sat mengunjungi rumah duka didaerah Jati padang, Pasar minggu Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Diminta Evaluasi RS Penolak Dera

Untuk Anda yang belum tau tentang Dera, Dia adalah anak bayi berusia enam hari anak pasangan Eliyas Setia Nugroho dan Lisa Dera Wati. Bayi kembar ini meninggal karena sakit pada saluran pencernaannya, Sabtu lalu, 16 Februari 2013. Malangnya, 10 rumah sakit yang dimintai rujukan menolak menangani Dera karena masalah ekonomi orang tuanya.

Ketua Perlindungan anak terang saja Geram menyaksikan kejadian ini dan juga meminta kepada Gubernur DKI Diminta Evaluasi RS Penolak Dera  dan mencopot direktur rumah sakit milik pemerintah yang menolak Dera.Semua rumah sakit yang didatangi Dera dan keluarga Beralasan kamar penuh atau tidak ada alat yang memadai
"Apalagi jika alasannya karena tidak ada tempat atau kurang alat," ujar Arist. "Ini Jakarta, bukan daerah pelosok. Itu tidak rasional."
10 rumah sakit yang menolak merawat Dera Bayi Kembar adalah RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo), R S Fatmawati, dan R S Rebo, yang merupakan rumah sakit daerah. lalu  R S Pusat Pertamina, Jakarta Medical Centre, Saint Carolus, R S Triadipa, Rumah Sakit Budi Asih, Harapan Bunda, dan Harapan Kita.


Kejadian seperti ini sering terjadi di indonesia, dan lagi-lagi terulang. Apakah orang miskin gak boleh sakit? kita tunggu saja hasil Evaluasi pemerintah terhadap Rumah sakit penolak Dera.

Arif SiBocah Sakti, Ke Makkah dengan Karpet Terbang

Kabar yang menghebohkan datang dari daerah Sidoarjo, Jawa Timur, Cerita tentang seorang anak laki laki yang bisa terbang dengan karpet untuk berkunjung ke makkah. Dialah si Alif bocah sakti yang bisa terbang dengan karpet ajaib Warga disekitar rumahnya percaya Arif memiliki kesaktian sejak lahir ke dunia.

Banyak orang percaya kesaktian Alif si bocah sakti diperoleh dengan cara belajar dan garis keturunan. Bahkan tidak hanya sakti tetapi warga juga percaya Arif dihampiri cahaya dari langit saat baru dilahirkan. "Itupun yang diceritakan orang-orang, saya sendiri tidak tahu," kata ayah Arif yang biasa disapa Mail, Minggu (17/2). Konon kesaktian Arif diperoleh karena sang ayah, Ismail, saat Arif masih berada di kandungan ibunya, kerap puasa mutih (tak makan nasi) dan membaca doa selama 40 hari sepanjang siang dan malam.
karpet terbang

untuk berita legkapnya saya kopas langsung dari sumber beritanya, biar gak dibilang HOAK yaa!!

MERDEKA.COM. Banyak orang percaya kesaktian seseorang diperoleh dengan cara belajar dan garis keturunan. Arif (16), warga Taman, Sepanjang, Sidoarjo, Jawa Timur, sejak kecil dikenal warga sekitar sebagai bocah ajaib.

Warga percaya Arif memiliki kesaktian sejak lahir ke dunia. Konon kesaktian Arif diperoleh karena sang ayah, Ismail, saat Arif masih berada di kandungan ibunya, kerap puasa mutih (tak makan nasi) dan membaca doa selama 40 hari sepanjang siang dan malam.

Tak hanya itu, warga juga percaya Arif dihampiri cahaya dari langit saat baru dilahirkan. "Itupun yang diceritakan orang-orang, saya sendiri tidak tahu," kata ayah Arif yang biasa disapa Mail, Minggu (17/2).

Menurut Mail, di dalam rumah yang ditempati keluarganya terdapat makam Joko Sambang dan burung Gagak yang pandai bicara. Burung Gagak itu diperolehnya dari seseorang yang tiba-tiba memberikannya dengan mahar Rp 100.000. Sementara, makam Joko Sambang kerap didatangi orang yang mencari wangsit.

Konon, ari-ari Joko Sambang hanyut di sungai depan rumahnya lalu dikubur di atas tanah yang kemudian berdiri rumah Mail. Menurutnya, sosok gaib Joko Sambang kerap datang setelah Mail membangun rumah di atas makamnya. Sosok gaib tersebut meminta Mail mencari batu yang hanyut bersama ari-ari Joko Sambang.

Batu itu kemudian berhasil ditemukan Mail di dekat jembatan di dekat rumahnya. Menurutnya, sosok gaib Joko Sambang kerap bersemayam di dalam tubuh Arif yang kini sudah menjadi seorang remaja.

Mail mengaku anaknya itu kerap diajak jalan-jalan ke Makkah oleh sosok gaib Joko Sambang saat Arif berusia tiga tahun. Ajaibnya, Arif dibawa dengan mengendarai karpet terbang, layaknya cerita di film Aladin.

"Saya sering diajak ke Makkah naik karpet terbang. Waktu berada di atas, kata bapak (Joko Sambang) itu Kabah, ada batu hitam besar (Hajar Aswat) di atasnya. Saya juga diajak ke gua besar (terowongan Mina) dengan karpet terbang. Sekarang karpet terbangnya rusak, ganti pakai kapal kalau mau ke mana-mana," cerita Arif.

Arif kerap menceritakan peristiwa yang dialaminya itu kepada banyak orang. Namun, mereka mengaku bingung soal kebenaran ucapan Arif itu.

"Kalau cuma menipu, ya masak anak kecil yang usianya waktu itu masih tiga tahun menipu. Anak kecil kan biasanya cerita apa adanya tentang apa yang dilihat. Lagian dia juga bisa menceritakan detai soal Kabah, soal orang melempar jumroh, dan suasana di beberapa tempat di Makkah, yang orang tua sendiri mungkin juga tidak tahu kalau belum pernah haji," kata salah seorang tetangga Arif, Eko.

Mail mengatakan, Arif telah putus sekolah sejak berusia 13 tahun karena tak pernah naik kelas. Saat berhenti sekolah, Arif duduk di kelas tiga SD. Saat itu dia tak bisa membaca. Kini Arif tengah mengikuti program kejar paket A.

"Bagaimana mau bisa baca, wong tiap hari diajak ngobrol sama orang (makhluk gaib). Ya saya nggak pernah merperhatikan pelajaran," katanya.

Meski dipercaya sakti, Arif saat kecil lebih senang bermain ketimbang membantu mengobati orang. Namun demikian, Mail menceritakan, Arif kerap membantunya mengobati pasien yang tak kunjung sembuh.

Jika Arif tak mampu mengobati penyakit aneh pasiennya, Arief biasanya kalah dalam pertarungan dengan makhluk gaib. Setelah itu, Arif selalu tidur di pinggir sungai yang ada di depan rumahnya.

"Saat bertarung di alam gaib, Arif pasti tidur berselimut kain hitam," kata Mail.

"Yang lucu kalau tarung sama pekong (hantu bermata sipit), serangannya kayak perang tembak-tembakan," kata Arif menimpali cerita sang ayah.

Tiap kali berhasil mengobati penyakit seseorang, Arif selalu mencari jimat di jalanan. Namun, hal itu dilakukan dengan bantuan makhluk gaib.

"Nggak mesti apa yang dikasihkan. Kadang kerikil, kadang ranting, pokoknya apa yang ditemukan dikasihkan. Sebelum dikasihkan Arif membungkusnya dengan kain hitam," kata Mail.

Menurutnya, pasien Arif tak hanya berasal dari kalangan biasa, Arif juga kerap menerima pasien dari kalangan akademisi.

Semoga informasi mengenai Arif SiBocah Sakti, Ke Makkah dengan Karpet Terbang bisa menambah wawasan dan informasi seputar kejadian aneh atau mistis diseputar kita, agar kita dapat mengambil hikmah yang ada didalamnnya, Terima kasih.